SMKN 1 Gunungsari mendapatkan Juara 2. Lomba Memasak Darma Wanita tingkat KCD Malomba (Mataram Lombok Barat)

Alhamdulillah, SMKN 1 Gunungsari mendapatkan Juara 2. Lomba Memasak Darma Wanita tingkat KCD Malomba (Mataram Lombok Barat), dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-79, dan Tema “Hidangan Bergizi Atasi Stunting” bagi Ibu hamil dan Balita

Lombok Barat, NTB – Dalam upaya meningkatkan kesadaran tentang gizi dan kesehatan, SMKN 1 Gunungsari berhasil meraih juara 2, dalam Lomba Memasak Darma Wanita tingkat Malomba NTB. Lomba yang bertema “Hidangan Bergizi Atasi Stunting” ini diadakan di Lombok Barat, Minggu 11 Agustus 2024. Bertempat di The Jayakarta Hotel, Senggigi Mataram.

Kompetisi ini diadakan dengan tujuan untuk mempromosikan pentingnya asupan gizi yang baik dalam mencegah stunting di kalangan ibu Hamil dan Balita. SMKN 1 Gunungsari mengirim 1 Tim yaitu Ibu Ni Kadeq Sucita Dewi, SP dan Ibu Rahmi Hidayati, SP. Keduanya merupakan Guru Keahlian Ganda Tata Boga sehingga tidak diragukan lagi, dengan nama masakannya ONIGIRI BATAS KATA (Onigiri Balita  Anti Stunting Kentang Tuna) dan menampilkan kreasi kuliner yang menarik dan lezat.  Menu yang disajikan juga memenuhi kriteria nutrisi yang dibutuhkan untuk membantu mencegah stunting.

Dewan juri terdiri dari 3 orang, dimana mereka merupakan Ahli Gizi, Chef Profesional dari Hotel Bali dan Lombok, mengapresiasi tinggi inovasi dan kreativitas yang ditunjukkan oleh peserta. Mereka berpendapat bahwa hidangan yang disajikan oleh SMKN 1 Gunungsari tidak hanya kaya akan gizi, tetapi juga memiliki presentasi yang menarik dan rasa yang memuaskan.

Lomba Memasak Darma Wanita ini adalah bagian dari serangkaian kegiatan yang dirancang untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya nutrisi, terutama dalam mendukung pertumbuhan anak yang sehat dan bebas dari masalah stunting.

Dengan keberhasilan ini, SMKN 1 Gunungsari berharap dapat terus berkontribusi pada pengembangan kompetensi siswa di bidang kuliner sekaligus mempromosikan hidup sehat di masyarakat. Prestasi ini juga diharapkan bisa menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain untuk lebih aktif dalam kampanye gizi dan kesehatan di Indonesia.

 

Scroll to Top